FWD Life Indonesia Tingkatkan Penetrasi Pasar Asuransi Jiwa di Jawa Tengah

FWD Life Indonesia mulai mengoperasikan kantor pemasaran di Semarang untuk memperluas akses dan memberikan fasilitas layanan asuransi jiwa untuk masyarakat di Jawa Tengah

Semarang, 11 Juni 2015 – FWD Life Indonesia hari ini secara resmi membuka kantor pemasaran di Semarang, Jawa Tengah, sebagai salah satu strategi pengembangan bisnis melalui ekspansi secara geografis guna memperluas jangkauan distribusi.  

Kantor pemasaran terbaru di Semarang ini juga melengkapi jaringan distribusi dari produk dan layanan FWD Life Indonesia yang mulai beroperasi di Surabaya, Jawa Timur, pada 25 Agustus 2014. Kehadiran kantor pemasaran terbaru FWD Life Indonesia di kawasan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

Presiden Direktur FWD Life Indonesia, Rudi Kamdani, mengatakan Semarang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Selain itu, jumlah kelas menengah di wilayah ini menunjukkan peningkatan seiring dengan pertumbuhan industrialisasi dan investasi baru. Data riset Boston Consulting Group (BCG) pada tahun 2013 memprediksi bahwa jumlah konsumen kelas menengah ke atas di Semarang akan meningkat hingga lebih dari 1 juta jiwa di tahun 2020.

"Semarang sebagai salah satu pusat ekonomi di Jawa memiliki populasi yang sangat tinggi dan jumlah kelas menengah yang terus meningkat. FWD Life Indonesia akan memaksimalkan peluang dan potensi pasar ini dengan menyediakan berbagai produk dan layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Tengah, khususnya Semarang,” jelas Rudi Kamdani (6/11).

Disamping potensi pasar yang menjanjikan, Semarang juga didukung oleh populasi masyarakat berpendidikan tinggi yang sangat besar, dimana hal ini memberikan kesempatan bagi FWD Life Indonesia memanfaatkan bakat-bakat lokal di Semarang dan Jawa Tengah. Hingga saat ini, FWD Life Indonesia memiliki hampir 1.700 agen berlisensi dan angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat sejalan dengan ekspansi bisnis perusahaan.

Rudi Kamdani menjelaskan Jawa Tengah memiliki karakteristik wilayah yang menarik. Populasi di wilayah ini mencapai lebih dari 34.7 juta1 jiwa yang memiliki mata pencaharian pertanian, perdagangan, industri dan jasa2. Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa penduduk usia kerja di Semarang terus meningkat, dengan angka 25,18 juta jiwa pada bulan Agustus 2014, dibandingkan dengan 24,8 juta jiwa pada tahun 2013.

Fakta tersebut membuka kesempatan bagi FWD Life Indonesia untuk menarik calon nasabah, terutama dari kalangan kelas menengah produktif, karena jumlah kelompok usia produktif terus meningkat dan memiliki potensi kebutuhan yang lebih besar akan asuransi. FWD Life Indonesia hadir dengan menawarkan pendekatan yang mengutamakan kebutuhan nasabah, didukung dengan strategi “3D” (3 Strategic Differentiators) yang meliputi 1) Inovasi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan nasabah yang terus berubah secara dinamis (Innovative Customer Led Propositions), 2) Jalur Distribusi yang didukung teknologi yang terintegrasi (Integrated Technology Driven Distribution), dan 3) Hubungan nasabah yang didukung oleh prasarana digital yang kuat dan menarik (Digitally Enhanced Customer Relationship). Strategi ini diformulasi dan di implementasikan untuk mendukung visi FWD Life Indonesia untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. Dan kami sangat bersemangat untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat di Semarang,” sambung Rudi.

FWD Life Indonesia baru-baru ini juga meluncurkan jalur distribusi asuransi melalui teknologi berbasis sistem online (e-commerce) yang dinamakan iFWD Liberate. Jalur e-commerce ini menyediakan kemudahan dan kenyamanan untuk proses pembelian asuransi. Jalur distribusi online ini memiliki tiga keunggulan utama untuk memperkuat pengalaman bertransaksi dengan FWD Life Indonesia. Pertama, dengan menghadirkan layanan berbasis digital, iFWD Liberate mampu menyediakan proteksi asuransi secara instan. Kedua, iFWD Liberate menyediakan layanan chat dan hotline, untuk membantu nasabah dan calon nasabah setiap hari dari pukul 8 pagi – 10 malam.  Ketiga, iFWD Liberate menawarkan tiga langkah pengajuan klaim sehingga proses pembayaran dapat dilakukan dengan cepat.

Peluncuran iFWD Liberate ini mencerminkan dua strategic differentiator utama FWD Life Indonesia yaitu hubungan nasabah yang didukung oleh prasarana digital yang kuat dan menarik dan jalur distribusi yang didukung teknologi terintegrasi. FWD Life Indonesia pun sebelumnya telah sukses memperkenalkan platform penjualan secara paperless di tahun 2014, yang menjadikan proses pembelian produk asuransi lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi para nasabah.

“Yakin dan bersemangat akan potensi pasar yang dimiliki oleh Indonesia, khususnya Semarang, FWD Life Indonesia berencana untuk terus memperkuat penetrasi pasar melalui perluasan berbagai saluran distribusinya, termasuk keagenan, bancassurance, dan online (e-commerce). Dengan investasi secara berkesinambungan pada pengembangan teknologi, inisiatif strategis ini akan memperkuat layanan dan tim profesional. Dengan demikian, FWD Life Indonesia akan semakin tak terhentikan dalam menjangkau semakin banyak nasabah, menyediakan mereka pengalaman dan akses yang lebih mudah dan lebih nyaman bersama FWD Life Indonesia,” tutup Rudi.









Notes:

1. Dinas Tenaga kerja, Transmigrasi Kependudukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 2013
2. Central Bureau of Statistics (BPS) of Central Java Province

- selesai -